Berbagai Manfaat VCO Untuk Kesehatan ~ KELUARGA BESAR TEMBANDJOBU

Sabtu, 29 Desember 2012

Berbagai Manfaat VCO Untuk Kesehatan

Silahkan bagikan :
۞ Ψ§Ω„Ψ³َّΩ€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω„Ψ§َΩ…ُ ΨΉَΩ„َيْΩ€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€ΩƒُΩ…ْ وَΨ±َΨ­ْΩ…َΩ€Ω€Ψ©ُ Ψ§Ω„Ω„Ω€Ω€Ω€Ω€Ω‡ِ وَΨ¨َΨ±َΩƒَΨ§ΨͺُΩ€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω‡ُ ۞
۞ Ψ¨Ψ³Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω… Ψ§Ω„Ω„ّΩ€Ω€Ω€Ω‡ Ψ§Ω„Ψ±ّΨ­Ω…ٰΩ† Ψ§Ω„Ψ±ّΨ­ΩŠΩ€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω… ۞
-----------------------------------------------------------------------
manfaat VCO untuk kesehatan
VCO (virgin coconut oil) atau minyak kelapa murni adalah minyak nabati yang dibuat dari buah kelapa segar, kemudian diproses dengan suhu terkendali (dibawah 60 ⁰ C) atau tanpa pemanasan sama sekali, tanpa bahan kimiawi dan tanpa RBD (refined, bleached, deodorized) alias tanpa disuling, diputihkan, dan dihilangkan baunya. Proses pembuatan VCO dimulai dengan memilih buah kelapa segar, daging kelapanya diambil untuk dibuat santan, kemudian diproses melalui fermentasi, pendinginan, tekanan mekanis dan sentrifugal.
Pembuatan VCO tidak memakai bahan kimia apapun. Semuanya diproses secara alami. Proses pembuatan VCO adalah modifikasi proses pembuatan minyak kelapa sehingga dihasilkan produk dengan kadar air dan kadar asam lemak bebas yang rendah, warnanya bening, baunya harum, serta bila disimpan akan tahan dalam waktu yang cukup lama yaitu lebih dari 12 bulan.
Pemrosesan VCO yang seperti di atas membuat kandungan senyawa esensial yang dibutuhkan tubuh tetap utuh. VCO dengan kandungan utama asam laurat ini memiliki sifat antibiotik, anti bakteri dan anti jamur.

Kandungan VCO

Kandungan Nutrisi dan Asam Lemak VCO / 100 gram adalah sebagai berikut :
Energi: 3.760 kal, Protein: 0, Karbohidrat: 0, Gula: 0, Lemak: 100 g, Lemak jenuh: 92,1 g
Medium chain fatty acid (MCFA) :
Asam kaprilat: 8 g, Asam kaprat : 10 g, Asam laurat : 48 g, Asam miristat: 17 g
Long chain fatty acid (LCFA) :
Asam palmitat: 9 g, Asam stearat : 2 g, Polyunsaturated : 2,1 g
(Sumber: Muray Price, Ph.D. 2003. Terapi Minyak Kelapa).

Penelitian seputar manfaat VCO untuk kesehatan

VCO (virgin coconut oil) atau minyak kelapa murni sesungguhnya bukan hal baru bagi masyarakat Indonesia. Sejak dahulu masyarakat kita sudah terbiasa memanfaatkan VCO, baik untuk bahan memasak maupun sebagai ramuan obat tradisional. VCO memiliki kandungan asam laurat yang tinggi. Asam laurat merupakan asam lemak jenuh berantai sedang atau disebut juga dengan medium chain fatty acid (MCFA). Asam lemak ini sangat mudah diserap oleh tubuh, tidak ditimbun sebagai lemak seperti asam lemak berantai panjang. Menurut standar internasional, VCO baru akan bermanfaat jika di dalam VCO ini terkandung asam laurat minimal sebanyak 25 persen.
Asam laurat pertama kali ditemukan dalam minyak kelapa oleh Prof. Dr. John J Kabra, dari Department of Chemistry and Pharmacology, Michigan State University, Amerika Serikat, tahun 1960-an. Manfaat dari asam laurat antara lain dapat membunuh berbagai macam jenis mikroba (lipid coated microorganism). Sifat asam laurat yang dapat melarutkan membran virus berupa lipid sehingga akan mengganggu kekebalan virus. Hal ini akan membuat virus bersifat inactive . Beberapa penyakit yang disebabkan oleh mikroba jenis ini seperti HIV, hepatitis C, herpes, influenza, cytomegalovirus, helicobacterpylory, dan candida. Sementara itu, asam kaprilat yang terdapat pada VCO  sangat bermanfaat untuk mematikan jamur (candida) penyebab keputihan.
Meskipun minyak kelapa murni awalnya sangat populer di Indonesia, namun kepopuleran minyak kelapa sempat merosot setelah banyak media memberitakan sejumlah kekurangan minyak kelapa, misalnya karena kandungan asam lemak jenuh yang cukup tinggi. Sehingga masyarakat banyak yang beralih mengkonsumsi minyak kelapa sawit, minyak kedelai, atau minyak jagung. Bahkan muncul anggapan salah dari sebagian masyarakat bahwa minyak kelapa adalah penyebab penyakit jantung koroner dan stroke sehingga masyarakat kita secara sengaja menghindari minyak kelapa.
Pada kenyataannya, di Amerika Serikat sendiri dimana warga negaranya banyak menggunakan minyak sayur dari kelapa sawit, jumlah penderita penyakit jantung justru lumayan tinggi. Dengan demikian, argumen bahwa minyak sayur lebih aman dari pada minyak kelapa mulai dikaji ulang.
Pada sisi lain, sebuah penelitian yang dilaksanakan oleh dr Weston A Price seorang pakar gizi dari Amerika Serikat melaporkan bahwa konsumsi minyak kelapa tidak secara otomatis menyebabkan penyakit jantung. Dari penelitian yang dilaksanakan di pulau Pukapuka, New Zealand, diperoleh fakta bahwa kasus penyakit jantung disana sangat rendah, padahal mayoritas penduduknya mengkonsumsi minyak kelapa dalam jumlah besar, yakni sekitar 60 persen dari kalori yang dikonsumsi secara keseluruhan.
Sementara itu penelitian di Papua Nugini, tingkat konsumsi masyarakat disana terhadap kelapa cukup tinggi dan menunjukkan masyarakatnya lebih langsing dan sangat jarang terkena stroke dan penyakit jantung koroner. Pada orang yang mengkonsumsi minyak kelapa, konsentrasi serum total kolesterol dan tekanan darah diastolic lebih rendah dibandingkan dengan orang yang sama sekali tidak mengonsumsi minyak kelapa.
Dr. Zainal Gani, dokter dan penulis buku Bebas Segala Penyakit Dengan VCO, mengutarakan bahwa VCO bermanfaat menurunkan kadar gula darah. Selain itu menurut dr. Zainal, VCO juga bermanfaat mengurangi risiko kanker. Asam lemak jenuh rantai sedang dalam VCO dipercaya dapat bersifat sebagai anti karsinogenik yang mampu mencegah dan memerangi agen-agen karsinogenik pemicu timbulnya sel kanker.
Hasil penelitian dr Condrado Dayrit asal Filipina menunjukkan bahwa asam laurat dan asam kaprat yang terkandung di dalam VCO mampu membunuh virus. Di dalam tubuh, asam laurat diubah menjadi monolaurin sedangkan asam kaprat berubah menjadi monokaprin. Senyawa ini termasuk senyawa monogliserida yang bersifat sebagai antivirus, antibakteri, antibiotik dan antiprotozoa.
Penelitian yang dipublikasikan pada tahun 1998 oleh American Journal of Clinical Nutrition menunjukkan bahwa ibu menyusui yang mengkonsumsi minyak kelapa dan produk olahannya secara signifikan kandungan asam laurat dan asam kaprat dalam air susunya meningkat. Komposisi yang unik pada air susu ibu adalah lemaknya, terutama asam laurat, dan asam kaprat sebagai antimicrobial.

Manfaat VCO dan kewaspadaan konsumen

Sebenarnya, penelitian klinis yang mendalam tentang manfaat VCO belum terlalu banyak, sehingga secara medis manfaat VCO belum bisa dipertanggungjawabkan. Sampai saat ini masih belum diketahui secara pasti mekanisme yang mendasari berbagai manfaat VCO. Artinya, masih perlu dilakukan penelitian mendalam tentang manfaat VCO sebelum dipastikan bahwa senyawa ini memang bermanfaat bagi kesehatan.
Prof DR Ir Made Astawan, MS, ahli gizi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) menjelaskan, konsumsi VCO di kalangan mayarakat dan peredaran VCO yang semakin mudah diperoleh perlu diwaspadai. Sejauh ini penelitian manfaat VCO terhadap pengobatan penyakit baru penelitian awal dan belum diuji klinis. Manfaatnya baru sebatas meningkatkan stamina tubuh, mirip suplemen pangan fungsional dan belum dikategorikan sebagai obat. Klaim produsen yang menyatakan VCO bisa menyembuhkan beragam penyakit sebenarnya cenderung menyesatkan. Apalagi untuk penderita penyakit tertentu seperti diabetes. Para penderita diabetes sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengkonsumsi VCO.

Manfaat VCO secara ekonomi dibandingkan minyak kelapa biasa

VCO ini mempunyai banyak kelebihan dari segi pembuatan dibandingkan minyak kelapa biasa atau minyak goreng (minyak kelapa kopra). Yaitu bahwa, proses pembuatan VCO tidak membutuhkan biaya yang mahal, karena bahan bakunya mudah didapat dengan harga yang murah, pengolahan yang sederhana dan tidak terlalu rumit, serta penggunaan energi yang minimal, karena tidak menggunakan bahan bakar, sehingga kandungan kimia dan nutrisinya tetap terjaga terutama asam lemak dalam minyak.
Bila dibandingkan dengan minyak kelapa biasa, atau sering disebut dengan minyak goreng (minyak kelapa kopra), minyak kelapa murni mempunyai kualitas yang lebih baik. Minyak kelapa kopra akan berwarna kuning kecoklatan, berbau tidak harum, dan mudah tengik, sehingga bila disimpan tidak dapat bertahan lama (kurang dari dua bulan).
Akhirnya dari segi ekonomi, minyak kelapa murni (virgin coconut oil) mempunyai harga jual yang lebih tinggi dibanding minyak kelapa kopra. Semua itu mendorong studi tentang pembuatan dan manfaat VCO layak untuk dikembangkan.


Sumber :  http://info-kesehatan.net/berbagai-manfaat-vco-untuk-kesehatan/

۞ Ψ§Ω„Ψ­Ω…Ψ― Ω„Ω„Ω‡ Ψ±Ψ¨ّ Ψ§Ω„ΨΉٰΩ„Ω…ΩŠΩ† ۞

-----------------------------------------------------------------------

0 komentar:

Posting Komentar

Assalamu'alaikum ......
Silahkan bila Anda ingin berkomentar. Tapi ingat ! Ada aturannya....
Janganlah mencoba berkontar tidak sopan. Okey ???

۞ PETA LOKASI MA. Kabeloa Alkhairaat ۞
۞ MEDIA - SOSIAL ۞